Syahra Larez, Mahasiswi Baru dan Brand Ambassador BRI Institute

Syahra Larez, Mahasiswi Baru dan Brand Ambassador BRI Institute

 

BRI Institute telah mencapai kesepakatan bekerja sama dengan Syahra Larez sebagai Brand Ambassador. Syahra sendiri adalah seorang pekerja seni yang sudah masuk ke dunia entertainment sejak kecil. Ia mendapatkan peran di berbagai serial televisi nasional, seperti Gober (RCTI), Mermaid in Love 2 Dunia (SCTV), Pengantin Dini (ANTV) dan lain-lain.

Walaupun ia telah memiliki kesibukan bekerja, mulai dari pengambilan gambar, pemotretan dan lain-lain, gadis kelahiran tahun 2002 ini tetap ingin melanjutkan pendidikannya hingga perguruan tinggi. Di dalam pencariannya mencari kampus, ia menemukan informasi tentang BRI Institute yang merupakan Perguruan Tinggi Swasta Fintech Pertama di Indonesia.

Karena tertarik dengan program perkuliahan yang ditawarkan oleh BRI Institute, Syahra pun mendaftarkan diri sebagai mahasiswi di Tahun Ajaran 2020/2021 yang akan dimulai pada bulan September mendatang.

Ke depannya, Syahra akan aktif di dalam perkuliahan di BRI Institute dan juga terus menjalani pekerjaannya di dunia seni. Dalam waktu dekat, Syahra juga akan berbagi cerita tentang kelebihan-kelebihan berkuliah di BRI Institute melalui akun Instagram resmi BRI Institute: @bri_institute.ac.id. Terus pantau akun tersebut untuk mengetahui info lebih lanjutnya!

BRI Institute Gandeng Anggota Aftech untuk Memberikan Masukan Terhadap Kurikulum

BRI Institute Gandeng Anggota Aftech untuk Memberikan Masukan Terhadap Kurikulum

Jakarta. 12/03/2020 . BRI Institute bekerjasama dengan Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) mengadakan focus Group Discussion dengan Tema Fintech Talent Gap Challenges and Opportunities, kegiatan ini dihadiri oleh Ketua harian Aftech Ibu Mercy Simorangkir dan Direktur Eksekutif Komunikasi & Komunitas Aftech serta perwakilan 8 perusahaan fintech tanah air dari berbagai vertikal, selain dari sisi praktisi dalam kegiatan ini hadir juga dari pakar akademisi Prof Dr. Andi Adriansyah, M.Eng. kegiatan ini di laksanakan kamis,12 Maret 2020 di Gedung BRI 2, Lt. 29 Ruang Sriwijaya.Dalam diskusi ini dibahas tentang Fintech talent gap dan tantangan yang dihadapi bri institute dalam mengisi fintech talent gap tersebut, dalam acara ini setiap perusahaan fintech dari berbagai vertikal berdiskusi dan memberikan masukan untuk bri institute dalam penyempurnaan kurikulum sesuai dengan kebutuhan industri.

BRI Institute sebagai The 1st Fintech University in Indonesia terus berkomitmen untuk menjalin kerjasama dengan industri fintech dan berkontribusi untuk mengisi Fintech talent gap dengan cara terus mengupdate kurikulum sehingga sesuai dengan kebutuhan industri.

Dalam FGD ini Rekor BRI Institute Prof. Dana S. Saroso memperkenalkan program 3+1 atau Company Learning Program (CLP) kepada perusahaan Fintech. dimana mahasiswa 3 tahun melakukan masa perKuliah di kampus ditambah 1 tahun magang di BRI GROUP atau perusahaan Fintech yang sudah bekerjasama dengan BRI Institute. Dalam hal ini perusahaan fintech sangat menyambut baik program 3+1 dan bersedia menerima mahasiswa BRI Institute untuk melakukan magang di perusahaan fintech tersebut.

Gallery Foto

BRI Institute  Bekerja Sama dengan BRI Kantor Cabang Tangerang A. Yani (BRITANIA) Menyalurkan Bantuan Banjir Tangerang

BRI Institute Bekerja Sama dengan BRI Kantor Cabang Tangerang A. Yani (BRITANIA) Menyalurkan Bantuan Banjir Tangerang

Tangerang – Selasa (7 Januari 2020) satu pekan berlalu hujan deras mengguyur wilayah Jabodetabek. Bencana banjir tersebut membawa dampak rusaknya rumah pemukiman warga, sarana pendidikan, sarana kesehatan, sarana umum dan lain-lain. Tentunya menjadi perhatian kami, untuk bergerak dan membantu saudara kita yang mengalami bencana. Ada 3 wilayah yang menjadi tempat perhatian kami menyalurkan bantuan bencana banjir yaitu : Wilayah Kelurahan Mekarsari, Pabuaran Tumpeng dan Nambo Jaya, Tangerang, Banten.

Tim relawan BRI Institute yang diprakasai oleh Ketua LPPM BRI Institute, Bapak Effendi Hidayat, SE, MM bersama dosen dan mahasiswa ikut terlibat dan langsung bergerak ke wilayah Tangerang, Banten. Aksi penyaluran bantuan banjir ini pun didukung oleh rekan-rekan dari Bank BRI Kantor Cabang Tangerang A. Yani (BRITANIA) yang dikomandokan oleh Bapak Eka sebagai Pemimpin Cabang.

Dua sampai Tiga armada Tim Relawan dan Tim Logistik menyambangi dan memberikan bantuan secara langsung ke tempat pertama, Kelurahan Mekarsari. Kedatangan kami disambut dengan baik oleh aparatur Kelurahan, Polisi dan TNI. Bekerja sama dengan aparatur kelurahan, tim relawan BRI Institute, BRITANIA dan warga setempat secara estafet bantuan berupa sembako, obat-obatan, air mineral, peralatan kebersihan dan lain-lainnya. Kemudian, Tim relawan bersama aparatur kelurahan meninjau langsung dampak rumah warga yang terparah terendam banjir di wilayah Kelurahan Mekarsari.

“Air datang secara langsung dari sungai, dan air pun dengan cepat naik perlahan yang tadinya semata kaki hingga satu dada orang dewasa, Pak. Rumah kami tenggelam, barang tidak bisa diselamatkan. Kami hanya mengungsi di posko selama 2 hari hingga surut, Pak.” Tutor Ibu warga.

Gambar 1 Bekerja Sama Menyalurkan Bantuan di Kelurahan Mekarsari

Gambar 2 Foto bersama dengan Aparatur Kelurahan

Kemudian, kami bergerak menyambangi ke Kelurahan Pabuaran Tumpeng sebagai lokasi ke-2 dampak bencana banjir. Tim relawan disambut dengan baik oleh Aparatur Kelurahan. Tutor seorang aparatur kelurahan bercerita bahwa air dengan cepat naik sampai satu dada orang dewasa hingga beberapa pemukiman warga ada yang tenggelam, sarana Pendidikan, kesehatan kena dampaknya juga. Warga pun mengungsi diposko lantai 2 kelurahan tutor salah satu aparatur Kelurahan Pabuaran Tumpeng. Warga pun tidak sempat untuk menyelamatkan barang miliknya.

Bantuan bencana disalurkan secara estafet dikarenakan sulitnya mobil tim logistic masuk ke area lobby kelurahan pabuaran tumpeng yang dilakukan secara bekerja sama dengan aparatur kelurahan, warga dan tim relawan BRI Institute-BRITANIA.

“yang kami butuhkan yaitu makanan, pakaian dan tempat istirahat nyaman. Karena kami tidak sempat menyelamatkan barang miliki kami”. Seorang Warga bercerita ke dosen bri institute.

Gambar 3 Menyalurkan bantuan

Gambar 4 Foto bersama aparatur kelurahan pabuaran bersama Tim BRI Institute – BRITANIA

Kelurahan Nambo Jaya menjadi wilayah ketiga yang kami sambangi. Pemandangan di area kelurahan Nambo Jaya terlihat kendaraan motor dan mobil diparkir secara berjajar yang merupakan akibat terendam banjir. Disekeliling area kelurahan, rumah warga banyak yang terendam dan jejak banjir pun terlihat jelas se-dada orang dewasa. Kedatangan kami disambut oleh banyak warga, satuan keamanan kelurahan, dan aparatur kelurahan.

Mobil logistik kami tidak dapat masuk ke area lobby kelurahan sehingga bantuan yang kami berikan secara estafet dan bersama-sama dengan warga, aparatur kelurahan, tim relawan BRI Institute dan BRITANIA. Salah satu pengurus kelurahan menceritakan bahwa kelurahan ini selalu menjadi langganan banjir apabila hujan deras mengguyur, namun banjir diawal tahun 2020 ini sangat berbeda. Air dengan cepat menaik hingga setengah pintu. Area kelurahan nambo jaya ini pun area konsturnya tinggi. Tentunya rumah pemukiman warga pun terendam banjir.

Hingga saat ini kelurahan bersama elemen masyarakat terus gotong royong membersihkan lingkungan dampak banjir.

Gambar 5 Menyalurkan bantuan bersama-sama

Gambar 6 Foto bersama tim BRI Institute, BRITANIA (Bapak Eka) dan aparatur kelurahan nambo jaya

Nambo jaya, menjadi penutup rangkaian kegiatan penyaluran bencana banjir. Kami pun berpamitan kepada elemen masyarakat kelurahan nambo jaya serta berterima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Eka sebagai Pimpinan Cabang BRI Tangerang A Yani (BRITANIA). Perjalanan pulang kami, hujan ringan mengguyur daerah Tangerang.

Sampai di BRI Institute, kami disambut oleh Bapak Rektor (Prof Dana S. Saroso), Wakil Rektor 2 (M. Sodo Harisetyanto, SE, Ak., MBA., CWM., CRGP) dan Kabag Akademik & Kemahasiswaan ( R. Hendra Netra, SH., MM., MKn., QIA) yang telah melaksanakan tugas mulia.

Gambar 7 Disambut pulang di BRI Institute

BRI Institute dan AVGI bersinergi dalam Pengembangan Industri Video Game di Tanah Air

BRI Institute dan AVGI bersinergi dalam Pengembangan Industri Video Game di Tanah Air

Selasa, 17 Desember 2019, BRI Institute mengundang Asosiasi Video Game Indonesia (AVGI), Sekjen AVGI Angki Trijaka bersama tim AVGI bertemu dan berdiskusi dengan Rektor BRI Institute Prof. Dana S. Saroso bersama sejumlah perwakilan dari program studi dan Tim Marketing. Pertemuan ini mendiskusikan terkait MoU yang akan di laksanakan antara BRI Institute dengan AVGI. selain itu membahas juga hal yang mungkin bisa di sinergikan antara BRI Institute dengan AFGI, Seperti Event Lomba dan Edukasi Video Game Untuk Anak.

Industri Video Game yang semakin pesat dan digandrungi oleh generasi milenial bahkan generasi Z yang saat ini berkisar di usia SD, SMP dan SMA merupakan yang paling banyak menjadi Pemain Game, Video Game saat ini bukan hanya menjadi permainan yang bisa mengisi waktu luang atau sekedar hoby, namun saat ini video game sudah menjadi sebuah profesi yang sangat menjanjikan, dari mulai menjadi atlit Esport atau menjadi Game Developer.

Selain dari lulusan BRI Institute di proyeksikan menjadi  Fintech Engineer, BRI Institute memiliki program studi yang mempunyai Profil Lulusan menjadi Game Developer yaitu Program studi Informatika yang nantinya akan mencetak lulusan yang kompeten di bidang perancangan Video Game. Hal ini bertujuan untuk menjawab talent gap di bidang industri video game.

Prof Dana S. Saroso menegaskan “BRI Institute siap bersinergi dengan AVGI untuk turut berkontribusi dalam perkembangan Video Game di tanah air.” “bahkan di awal tahun 2020 BRI Institute akan mengagendakan sebuah kegiatan untuk mengundang siswa – siswa SMA/SMK untuk kegiatan Seminar Edukasi dan lomba Esport” pungkas Prof Dana S. Saroso.

BRI Institute Menandatangani MoU Kerjasama dengan Perusahaan Fintech Investasikita

BRI Institute Menandatangani MoU Kerjasama dengan Perusahaan Fintech Investasikita

kamis,5 Desember 2019 Rektor BRI Institute menandatangani nota kesepahaman atau MoU dengan CEO PT. Nadira Investasikita bersama atau lebih dikenal dengan Investasikita, sebuah Startup Fintech di bidang capital market.

BRI Institute sebagai “The 1st Fintech University in Indonesia” terus berkolaborasi dengan Fintech player dalam berbagai bidang, sebagai pelaksanaan tridharma perguruan tinggi yaitu, Pengajaran, penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat. Industri adalah salah satu stake holder yang memberikan masukan kepada institusi tentang profil lulusan seperti apa yang dibutuhkan di industri fintech, dan hasil dari masukan tersebut akan di terjemahkan menjadi sebuah kurikulum yang sangat relevan dengan kebutuhan industri fintech.

Program magang unggulan BRI Institute atau di kenal dengan istilah 3+1 juga menjadi inti pembahasan dalam pertemuan tersebut, CEO Investasikita sangat terbuka dengan program magang yang akan di selenggarakan BRI Institute, magang selama ±1 tahun ini bisa memberikan pengalaman kerja di industri fintech. Diharapkan mahasiswa mempunyai pengalaman tidak hanya apa yang di pelajari di kelas namun juga apa yang di lakukan di industri.

BRI Institute melakukan kunjungan ke 6 divisi Bank BRI

BRI Institute melakukan kunjungan ke 6 divisi Bank BRI

27 November 2019, BRI Institute melakukan kunjungan ke 6 divisi Bank BRI di Kantor Pusat Bank BRI Jl. Jenderal Sudirman Kav.44-46 Jakarta 10210, Tim dalam Kunjungan tersebut Terdiri dari Kabag Kemahasiswaan, dan beberapa perwakilan dari Program Studi BRI Institute,Kunjungan ini dilakukan untuk melakukan perbaikan/penyempurnaan kurikulum BRI Institute dengan meminta input/masukan dan saran perbaikan dari Divisi-Divisi Bank BRI terkait dengan tujuan supaya terdapat keselarasan antara output mahswa dari BRI Institute dengan kebutuhan Bank BRI sebagai salah satu stakeholder dan juga anak perusahaannya yg memerlukan pekerja yg memiliki keahlian dan kompetensi yg baik dibidang IT.

Berikut merupakan divisi – divisi Bank BRI yang di kunjungi oleh BRI Institute :

  1. Divisi Bisnis Ritel Dan Menengah (BRM)
  2. Divisi Kebijakan Kecil, Ritel Dan Menengah (KRM)
  3. Divisi Retail Payment (RPT)
  4. Divisi Transaction Banking
  5. Divisi Kerjasama Teknologi
  6. Divisi Enterprise & Management Portofolio (EMP)

Selain dari pembahasan tentang kurikulum, dalam pertemuan ini dibahas juga tentang program magang yang akan di selenggarakan BRI Institute, atau lebih sering disebut program 3+1 yaitu 3 tahun kuliah dan ±1 Tahun di Industri, magang selama ±1 tahun ini bisa memberikan pengalaman kerja di industri Keuangan dan Teknologi. Diharapkan mahasiswa mempunyai pengalaman tidak hanya apa yang di pelajari di kelas namun juga apa yang di lakukan di industri.

Dalam diskusi dan pertemuan dengan divisi divisi tersebut juga dibicarakan kemungkinan dilakukan Penelitian bersama antara BRI Institute dengan divisi terkait terutama dengan Divisi BRM dan Div Retail Payment. BRI Institute di minta untuk melakukan Penelitian terhadap beberapa permasalahan yang ada di Divisi Divisi tersebut.