Pemanfaatan Data Analytics bagi UMKM untuk menjadi Go Digital

Pemanfaatan Data Analytics bagi UMKM untuk menjadi Go Digital

Minggu, 17 Januari 2021 – BRI Institute kembali melaksanakan kegitan pengabdian kepada masyarakat oleh Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi. Acara ini bekerjasama dengan mitra karang taruna Desa Bojongkulur. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan berkesinambungan yang direncanakan sebagai realisasi kerjasama antara BRI Institute dengan Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Mengingat kondisi pandemic saat ini dan untuk mematuhi protokol kesehatan, pelaksanaan pengabdian masyarakat kali ini berlangsung secara blended diikuti oleh sekitar kurang lebih 30 peserta karang taruna, dimana separuhnya hadir di Aula Desa Bojongkulur dan sisanya mengikuti secara daring dari lokasi masing-masing.

 

UMKM mewakili 99,9% dari keseluruhan usaha yang beroperasi di Indonesia. Upaya pemberdayaan dan peningkatan kemampuan UMKM diharapkan akan berdampak pada peningkatan pendapatan UMKM yang pada akhirnya dapat meningkatkan perekonomian Indonesia. BRI Institute turut serta dalam upaya agar UMKM naik kelas. Hal ini dilakukan melalui serangkaian pelatihan kepada UMKM anggota karang taruna Bojongkulur. Selain peningkatan jaringan pasar melalui go digital, dengan pemanfaatan aplikasi WordPress sebagai website pelaku UMKM, digital marketing melalui sosial media, serta peningkatan kualitas produk dan kemasan yang merupakan tema dari pelatihan-pelatihan sebelumnya.

Hal berikutnya adalah membuat pembukuan usaha dengan melakukan pencatatan dari setiap transaksi, baik itu pembelian maupun penjualan. Berikutnya adalah pemanfaatan Data Analytics dalam upaya peningkatan daya saing UMKM.

Tema pertama pada pelatihan kali ini membahas manfaat dari pencatatan keuangan bagi usaha, baik dari sisi perencanaan usaha, pengalokasian sumber daya dan juga mempermudah untuk mendapatkan pendanaan. Selanjutnya, peserta pelatihan diperkenalkan dengan beberapa aplikasi berbasis mobile yang sederhana serta melakukan praktek pencatatan keuangan.

 

Lalu pada tema selanjutnya yaitu membahas mengenai pemanfaatan dan pengolahan data. Pelatihan dilakukan dengan memanfaatkan aplikasi Excel, sedangkan data bisa menggunakan data penjualan, data produk dan data pelanggan dll. Dengan pelatihan ini diharapkan, pelaku UMKM di Desa Bojongkulur memiliki wawasan dan ketrampilan yang diperlukan untuk pengembangan usaha mereka.

 

 

Penerapan Teknologi  Informasi untuk Pemasaran Usaha di SMK YADIKA 12 Depok

Penerapan Teknologi  Informasi untuk Pemasaran Usaha di SMK YADIKA 12 Depok

Rabu, 13 Januari 2021, Kegiatan PKM ini diselenggarakan oleh program studi Teknologi Informasi dan Sistem Informasi Insititut Teknologi dan Bisnis Bank Rakyat Indonesia (BRI Institute). Kegiatan yang diadakan pada jam 7.30 hingga 11.00 WIB secara daring ini dibuka oleh Bpk. Prof. Ir. Dana S Saroso, MengSc., PhD. selaku Rektor BRI Institute, dan dihadiri oleh Bpk. Effendi Hidayat, SE., MM selaku Kepala LPPM, dan Bpk. Rahmat Halim, S.Pd selaku Kepala Sekolah SMK Yadika 12. Selain itu juga dihadiri oleh Bp. Sudianto, ST., M.Kom (Kaprodi Teknologi Informasi), Bp. Akhmad Pandhu Wijaya, S.Kom, M.Kom (Kaprodi Sistem Informasi) dan beberapa dosen BRI Institute lainnya.

Dengan tema : Penerapan Teknologi  Informasi  untuk Pemasaran Usaha di SMK YADIKA 12 Depok, PKM di SMK Yadika 12 Depok bertujuan agar para siswa dan guru SMK menambah wawasan tentang e-banking dan e-commerce berbasis syariah serta penggunaan internet untuk pengambilan dan analisis data. Dengan dihadiri oleh 23 siswa SMK dan 6 orang guru, kegiatan ini berjalan dengan lancar hingga usainya. Pemateri di kegiatan ini adalah Ibu Rifka Widyastuti, S.Kom., M.T.I., M.I.M yang membawakan materi tentang Pengenalan e-Commerce dan e-Banking berbasis Syariah dan analisa data Web, dan Bpk. Hasan Basri, S.Kom, M.Kom dengan materi Teknik pengambilan data di Web (Web Scrapping).

Panitia PKM yang diketuai oleh Ibu Rika Astuti Hasibuan, S.Kom, M.Kom berusaha agar peserta bersemangat mengikuti kegiatan ini. Oleh sebab itu, agar kegiatan PKM ini berjalan lebih menarik, diberikan semacam quiz oleh pemateri kepada para peserta PKM 4 (empat) orang siswa PKM berhasil menjawab pertanyaan yang diberikan dan memenangkan hadiah kuota internet dari panitia. Terlepas dari segala kekurangan yang ada, kegiatan ini dapat dikatakan berjalan lancar dari awal hingga akhir kegiatan. Terima kasih kami sampaikan kepada pimpinan di BRI Institute, para kaprodi, dan rekan-rekan panitia yang telah mendukung keberhasilan kegiatan ini.