Selasa, 17 Desember 2019, BRI Institute mengundang Asosiasi Video Game Indonesia (AVGI), Sekjen AVGI Angki Trijaka bersama tim AVGI bertemu dan berdiskusi dengan Rektor BRI Institute Prof. Dana S. Saroso bersama sejumlah perwakilan dari program studi dan Tim Marketing. Pertemuan ini mendiskusikan terkait MoU yang akan di laksanakan antara BRI Institute dengan AVGI. selain itu membahas juga hal yang mungkin bisa di sinergikan antara BRI Institute dengan AFGI, Seperti Event Lomba dan Edukasi Video Game Untuk Anak.

Industri Video Game yang semakin pesat dan digandrungi oleh generasi milenial bahkan generasi Z yang saat ini berkisar di usia SD, SMP dan SMA merupakan yang paling banyak menjadi Pemain Game, Video Game saat ini bukan hanya menjadi permainan yang bisa mengisi waktu luang atau sekedar hoby, namun saat ini video game sudah menjadi sebuah profesi yang sangat menjanjikan, dari mulai menjadi atlit Esport atau menjadi Game Developer.

Selain dari lulusan BRI Institute di proyeksikan menjadi  Fintech Engineer, BRI Institute memiliki program studi yang mempunyai Profil Lulusan menjadi Game Developer yaitu Program studi Informatika yang nantinya akan mencetak lulusan yang kompeten di bidang perancangan Video Game. Hal ini bertujuan untuk menjawab talent gap di bidang industri video game.

Prof Dana S. Saroso menegaskan “BRI Institute siap bersinergi dengan AVGI untuk turut berkontribusi dalam perkembangan Video Game di tanah air.” “bahkan di awal tahun 2020 BRI Institute akan mengagendakan sebuah kegiatan untuk mengundang siswa – siswa SMA/SMK untuk kegiatan Seminar Edukasi dan lomba Esport” pungkas Prof Dana S. Saroso.